Sejarah Nama Indonesia – Biasanya seluruh rakyat Indonesia meningkatkan bendera merah-putih sebulan penuh pada bulan Agustus, menyongsong peringatan Hari Kemerdekaan terhadap 17 Agustus.
Tapi, tahukah kamu sejarah awal nama Indonesia dan histori penggunaannya? baca dibawah ini selengkapnya
Asal Usul
Usut punya usut, ini tak terlepas dari penyebutan bangsa Eropa terhadap tempat yang terbentang pada Persia hingga Tiongkok. Mereka menyebutnya sebagai Hindia.
Kemudian, selagi kerajaan Belanda melaksanakan ekspedisi ke tempat Asia timur juga kepulauan di negara kami ini, mereka menyebutnya sebagai Nederlandsch-Indie (Hindia Belanda).
Beberapa sumber histori menyatakan, kata Indonesia merupakan gabungan kata ”Indus” (Hindia) yang di sematkan oleh Kolonial Eropa terhadap selagi itu, untuk menyebut lokasi jajahannya di Asia dan “Nesia” (kepulauan).
Istilah ini merupakan inspirasi dari seorang pengacara Inggris yang bernama James Richardson Logan bersama dengan temannya George Windsor Earl seorang pakar geografi.
Sejarah Awal
Awalnya, pemakaian kata Indonesia tidak langsung merujuk terhadap suatu negara. Kata ini di gunakan untuk tunjukkan suatu lokasi lewat proses perbincangan akademis ke dua orang tersebut.
Sementara itu, arti Hindia di gunakan untuk tempat jajahan kolonial mencakup tempat yang benar-benar luas menjadi dari India, ke kepulauan tenggara Asia supaya arti Hindia sering tertukar bersama dengan tempat lain.
Keduanya berpikir bahwa lokasi ini perlu di berikan nama-nama tersendiri. Untuk lokasi Kepulauan Hindia sendiri, Earl mengusulkan kata “Indunesia” dan “Malayunesia”. Earl sendiri memilih kata Malayunesia, tetapi koleganya, Logan memilih kata Indunesia yang sesudah itu huruf” u” di tukar jadi huruf “o” supaya jadi kata Indonesia.
Istilah Indonesia sesudah itu jadi sebuah arti akademik terhadap makalah ilmiah tahunan Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA) terhadap 1850. Lalu, terhadap 1884 di populerkan ulang oleh etnografer bernama Adolf Philipp Wilhelm (1826-1905) lewat bukunya yang berjudul Oder Die Inseln Des Malayschen Archipels dan Die Volkev Des Ostl Aien.
Sesuai berjalannya waktu, banyak pelajar dan mahasiswa Hindia Belanda yang studi ke Eropa, terlebih Belanda. Mereka sesudah itu mengenal arti Indonesia lewat teks-teks ilmiah Belanda.
Kemudian, terhadap 1920, untuk pertama kalinya kata Indonesia di gunakan secara politik sebagai identitas pribumi untuk memperjuangkan kemerdekaan.
Adalah Mohammad Hatta yang selagi itu sebagai pelajar Hindia di Negeri Belanda membentuk organisasi bersama dengan nama Indische Vereeniging yang sesudah itu bergeser Indonesische Vereeniging (Perhimpunan Indonesia). Sementara itu, cetakan pertama yang gunakan arti Indonesia terdapat terhadap surat kabar Indonesia Merdeka yang di terbitkan oleh organisasi Perhimpunan Indonesia.
Penggunaan Pertama
Penegasan pemakaian kata Indonesia merujuk kepada lokasi yang dominan kini jadi Republik Indonesia, puncaknya berlangsung terhadap th. 1928. Kata Indonesia di gunakan secara nasional dalam ikrar Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober.
Kemudian, sejarah nama Indonesia di gunakan oleh terhadap tokoh politik untuk memperjuangkan kemerdekaan, hingga akhirnya terhadap 17 Agustus 1945 lewat proklamasi kemerdekaan kata Indonesia resmi jadi nama sebuah negara hingga selagi ini.